Satu lagi yang termasuk dalam 9 elemen marketing yang dimaksud oleh Hermawan Kartajaya, yaitu positioning. Dalam bukunya dijelaskan bahwa secara tradisional positioning sering disebut sebagai strategi untuk memenangkan dan menguasai benak pelanggan melalui produk yang ditawarkan. Namun, Hermawan Kertajaya mempunyai definisi sendiri untuk mengartikan positioning, yaitu positioning sebagai strategy to lead your customer credibility, suatu upaya untuk mengarahkan pelanggan Anda secara kredibel. Positioning tidak lain adalah upaya untuk membangun dan mendapatkan kepercayaan pelanggan. Semakin kredibel Anda di mata pelanggan, semakin kukuh pula positioning Anda.




Jika merek memiliki kepercayaan dan kredibilitas di benak pelanggan, dengan sendirinya pelanggan akan merasakan 'kehadiran' perusahaan atau produk dalam benak mereka. Oleh karena itu, Hermawan sering mengatakan bahwa positioning merupakan being strategy. Positioning menjadi penentu eksistensi merek, produk dan perusahaanAnda di benak pelanggan. Positioning adalah reason for being bagi Anda.

Menurut michael Porter (dalam Hermawan, 2007)positioning adalah core-nya strategi. Strategi menurut Porter adalah upaya untuk menghasilkan posisi yang unik dan valuable bagi pelanggan. Itu tidak lain adalah positioning. Dalam model yang dikembangkan Hermawan, positioning merupakan simpul dan titik awal perumusan strategi. Positioning menjadi acuan bagi penyusunan deferensiasi . Oleh karena itu, ia menjadi landasan dalam membangun ekuitas merek.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat posotioning. Pertama, apapun positioning yang dibuat entah untuk produk atau perusahaan, harus mempertimbangkan apa yang disukai konsumen atau sesuatu yang penting dimata konsumen. Namun untuk bisa menarik perhatian, harus memenuhi syarat kedua, yaitu harus unik dan jelas beda dengan strategi pesaing. Apabila sudah memenuhi kedua syarat tersebut, Anda memang akan memenangi mind share. Namun untuk bisa merebut heart share, Anda harus memenuhi syarat ketiga, yatitu harus didukung oleh produk atau perusahaan itu sendiri. Bagaimanapun, positioning statement adalah janji. Tentu saja anda tidak boleh membuat janji kosong. Dukungan disini adalah ketika produk atau perusahaan memang punya kelebihan dan pesaing punya kelemahan. (Sriwijayanti)

Sumber Pustaka : Kartajaya, Hermawan. 2007. Positioning. Mizan Pustaka. Bandung

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top